🌪️ Pertanyaan Dalam Wawancara Harus Fokus Artinya
KeterbatasanTeknik Pengumpulan Data Kualitatif FGD. Penting untuk disadari bahwa ada dua batasan utama dalam FGD: Karena data FGD bersifat kualitatif, data tersebut tidak dapat digeneralisasikan untuk populasi. Ini karena data kualitatif seringkali bersifat spesifik konteks. Moderator harus memastikan bahwa mereka tidak menunjukkan bias apa pun.
Walk in interview merupakan salah satu hal yang ditunggu para kandidat. Sebab, di momen tersebut, proses melamar kerja bisa berlangsung singkat. Namun, mungkin masih ada yang bertanya-tanya tentang apa itu yang sebenarnya dimaksud dengan walk in interview. Selain itu, mungkin ada juga yang penasaran soal apa saja yang bisa dilakukan agar sukses menjalani walk in interview. Tak perlu khawatir. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Glints akan menyuguhkan penjelasannya dalam artikel kali ini. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini. Apa Itu Walk In Interview? © Melansir PeopleHum, walk in interview adalah sesi wawancara layaknya temu dan sapa informal yang diatur oleh perusahaan untuk merekrut sekelompok kandidat dalam waktu singkat. Tidak seperti wawancara terjadwal, kamu tidak perlu membuat janji resmi dengan pihak rekruter untuk sesi ini. Sebab, perusahaan akan mengadakannya ketika mereka berencana untuk merekrut sejumlah orang pada saat yang bersamaan, seperti dalam job fair. Jenis wawancara ini tidak berlangsung lama dan hanya ada beberapa pertanyaan penting yang akan diajukan oleh para rekruter. Dari segi teknis, tidak ada perbedaan yang signifikan antara walk in interview dengan perekrutan atau interview pekerja secara konvensional. Perusahaan akan menerima surat lamaran, portofolio serta dokumen lain yang dibutuhkan, dilanjutkan dengan mewawancarai pelamar kerja. Wawancara dilakukan untuk memastikan pelamar kerja cocok atau tidak di posisi yang tersedia. Bedanya, proses perekrutan berlangsung lebih cepat karena calon pekerja tidak perlu menunggu respons lamaran hingga berhari-hari atau berbulan-bulan. Pelamar kerja bisa mendapatkan kepastian apakah lamarannya diterima atau tidak sesegera mungkin. Teknis Walk In Interview © Freepik Setelah mendapatkan informasi tentang apa itu walk in interview, kamu juga perlu tahu teknis atau tata cara pelaksanaan walk in interview. Kegiatan ini biasanya terbuka untuk umum dengan sasaran utama para job seeker. Lokasinya kebanyakan di hall, hotel, atau tempat besar lainnya. Waktu pelaksanaan tidak dilakukan sepanjang tahun, melainkan bersifat kondisional, hanya beberapa hari atau pekan saja. Durasi penyelenggaraannya juga menyesuaikan kesiapan dan kebutuhan perusahaan. Penyelenggara walk in interview biasanya adalah perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan kerja dengan kuota yang cukup banyak. Mereka ditempatkan dalam booth–booth yang tertata sehingga kamu bisa dengan mudah memasukkan lamaran dan melakukan wawancara dengan perusahaan tertarget. Kamu juga bisa mengambil brosur terkait promosi dan info perusahaan ketika mendatangi booth-booth tersebut. Di luar itu, terkadang ada pula perusahaan yang membuka sesi wawancara singkat ini di kantor mereka. Singkat kata, perhelatan walk in interview ibarat pasar tenaga kerja, di mana di dalamnya terdapat interaksi konkret antara perusahaan pencari tenaga kerja dengan para job seeeker.. Dikarenakan teknis perekrutannya melalui wawancara langsung, kamu harus menyiapkan fisik dan mental agar bisa tampil prima dan menyakinkan, hingga kemudian diterima di perusahaan impian. Hal-Hal yang Harus Disiapkan © Freepik Kamu tidak bisa datang ke lokasi walk in interview dengan tangan kosong. Ibarat berperang, kamu butuh sejumlah amunisi agar menang dan mendapatkan apa yang kamu inginkan. Oleh karena itu, tidak hanya pengetahuan tentang apa itu walk in interview yang harus kamu kantongi. Kamu juga perlu mempersiapkan sejumlah hal yang harus dipersiapkan dalam walk in interview. Ini dia sejumlah hal yang harus kamu siapkan sebelum datang ke tempat walk in interview 1. Melakukan riset Kamu tidak bisa datang ke tempat walk in interview dengan kepala kosong. Sebelumnya, kamu harus mencari informasi tentang perusahaan peserta walk in interview. Selain itu, kamu juga harus memilih beberapa lowongan kerja dengan posisi yang benar-benar sesuai dengan keinginan dan kemampuanmu. Pastikan pula penyelenggara dan perusahaan penyelenggara benar-benar terpercaya dan bebas penipuan. Tanpa riset, kamu mungkin akan kebingungan ketika memasuki area walk in interview. Waktu dan energimu bisa saja habis dengan berkeliling-keliling sambil galau memilih booth perusahaan mana yang harus kamu datangi. 2. Mempersiapkan sejumlah dokumen Sebagaimana telah disinggung di penjelasan sebelumnya, walk in interview pada dasarnya seperti proses melamar kerja biasa. Maka dari itu, kamu perlu membawa sejumlah dokumen yang mendukung kelancarannya seperti surat lamaran kerja, cover letter, biodata diri, pas foto, portofolio, serta dokumen lainnya yang dirasa penting. Pastikan semua dokumen itu berada dalam kondisi yang rapi dan bersih, tidak kotor apalagi terlipat. Dokumenmu akan segera diperiksa dan dibaca oleh pihak perusahaan sembari mereka mewawancaraimu. Menurut Naukri, Kondisi dokumen yang siaga dan prima akan menambah nilai positif kamu di mata perusahaan. 3. Mempersiapkan diri Sebagus apa pun dokumen yang kamu bawa, tidak akan ada artinya ketika kamu tidak punya cukup rasa percaya diri. Jadi, siapkanlah mentalmu dengan baik, sehingga kamu bisa menjawab setiap pertanyaan dalam wawancara kerja dengan baik dan bebas grogi. Kamu harus meyakinkan diri bahwa kamu punya cukup kualitas untuk diterima kerja di perusahaan yang kamu pilih. Berpakaian dengan baik dan cukup makan dan minum juga merupakan bagian dari persiapan diri yang tidak boleh diabaikan. Usahakanlah agar kamu memakai pakaian yang sopan, bersih dan rapi. Kamu bisa membawa makanan atau cemilan agar tercegah dari kelaparan dan kehausan. Pertanyaan yang Sering Ditanyakan dalam Walk In Interview Kesiapan mental dan rasa percaya diri biasanya terkikis dalam walk in interview ketika kamu bingung menjawab sejumlah pertanyaan dalam wawancara. Terlebih, jika kamu berstatus fresh graduate dan belum berpengalaman. Oleh karena itu, kamu perlu mempersiapkan jawaban dari pertanyaan yang biasanya diajukan dalam interview kerja. Adapun hal-hal yang sering ditanyakan dalam wawancara kerja di antaranya 1. Silakan ceritakan tentang diri kamu Dengan menanyakan pertanyaan ini, pewawancara ingin mengetahui sejauh mana kamu mengenal dirimu. Sebab, jika kamu telah mengenal diri sendiri dengan baik, sudah bisa dipastikan kamu juga bisa bekerja dengan baik. Ceritakanlah dirimu sendiri dengan penuh percaya diri dan tidak dibuat-buat. Jangan sampai kamu bersikap manipulatif, karena ini akan sangat merugikan. 2. Apa kelebihan dan kekurangan kamu? Pertanyaan ini masih berkaitan dengan yang pertama di mana kamu masih harus menceritakan tentang dirimu, lebih spesifik ke kelebihan dan kekuranganmu. Kamu harus menjawab dengan konsisten, yakni bersikap apa adanya dan penuh percaya diri. Pertanyaan jenis ini akan membuat pewawancara menganalisis tingkat kepercayaan diri dan kejujuranmu dalam menerima keadaan diri sendiri. 3. Apa alasan kamu melamar ke perusahaan ini? Menurut The Balance Careers, pertanyaan ini lazim ditanyakan dalam walk in interview. Kamu harus memiliki motif yang tepat ketika melamar kerja di suatu perusahaan. Artinya, kamu ingin bekerja bukan karena iseng atau untung-untungan belaka. Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu harus terlebih dahulu melakukan riset tentang profil perusahaan, lantas menyesuaikan posisi yang kamu lamar dengan passion dan kemampuanmu. Cara ini akan membuat jawabanmu terdengar realistis dan meyakinkan. 4. Mengapa kami harus merekrut kamu? Ketika mendapatkan pertanyaan semacam ini, kamu bisa menceritakan tentang kualitasmu, menyesuaikan dengan posisi atau jabatan yang kamu bidik di perusahaan tersebut. Kamu juga harus mengetahui visi dan misi perusahaan sehingga jawaban yang nantiya terlontar akan mendukung kemajuan perusahaan. Demikianlah informasi lengkap seputar walk in interview hingga strategi terbaik untuk menjalankannya. Intinya, kunci sukses walk in interview ada di riset, persiapan, serta bekal mental dan rasa percaya diri yang tinggi. Agar tidak bingung, jangan lupa untuk catat semua tips dan trik yang sudah Glints berikan di atas, ya! Nah, selain pemaparan di atas, kamu bisa simak informasi lain yang serupa dengan mengunjungi kanal tips interview di Glints Blog. Di sana, terdapat banyak pembahasa seputar tips sukses menjalankan wawancara yang sudah Glints siapkan dalam artikel ringkas khusus untuk kamu. Menarik bukan? Yuk, langsung cek kumpulan artikelnya sekarang juga. Gratis! How to Prepare for a Walk-In-Interview? Walk in Interview What is a walk-in interview?
DAFTARPERTANYAAN UNTUK WAWANCARA Terwawancara : isbat ridho robbi Tgl. Lahir/Umur : 10, desember 1993 lebih fokus pada perencanaan strategi mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah? Apakah lembaga sekretariat ini memiliki target sendiri dalam menjalankan peranya, artinya pemimpin atau pondok garis besarnya memili strategi.
6 Pertanyaan Kasus dan Contoh Jawabannya1. How do you deal with pressure or stressful situations?Bagaimana kamu mengatasi tekanan atau situasi yang membuat stres?Jangan menghindari pertanyaan ini dengan mengatakan “Saya menjalaninya saja” atau “Saya biasanya tidak merasa stres”. Sebaliknya, bicarakan mengenai strategimu dalam menghadapi stres dan bagaimana kamu membicarakan tekanan yang kamu hadapi. Contoh“I usually break down each project into small tasks and set a schedule for them so I know what needs to be done. If the stress is caused by a colleague or my supervisor, I will try to discuss the problems with them and how we both could handle the situations.”“Saya biasanya membagi tiap proyek menjadi tugas-tugas yang lebih kecil dan mengatur jadwal untuk mengerjakannya sehingga saya tahu apa-apa saja yang harus dilakukan. Jika tekanan tersebut disebabkan oleh rekan kerja atau atasan saya, saya akan mencoba membahas masalah tersebut dengan mereka dan bagaimana kita berdua bisa menanganinya.”Baca Juga Daftar Kosakata Bahasa Inggris Interview Kerja2. What type of work environment do you look for?Lingkungan kerja seperti apa yang kamu cari?Lakukan riset terlebih dahulu mengenai lingkungan dan budaya kerja di perusahaan tempat kamu melamar. Apakah lingkungan tersebut dinamis, fleksibel, konvensional, dan sebagainya. Kemudian jelaskan bagaimana dirimu bisa bekerja dalam lingkungan kerja yang demikian. Berikan jawaban positif dan tunjukkan antusiasmemu. Di akhir, kamu bahkan bisa balik bertanya mengenai seperti apa lingkungan kerja di tempat kamu melamar. Contoh“I love to experience and learn new things. I believe new environment will allow me to either develop my skills or gain new skills. I’m also confident that I can work well both individually and in a team. I am passionate about my work and I really like working with people who feel the same way about theirs and committed in doing their roles.”“Saya suka mendapatkan pengalaman dan pembelajaran baru. Saya percaya lingkungan baru akan memungkinkan saya untuk mengembangkan kemampuan saya atau mendapatkan kemampuan baru. Saya juga percaya diri bahwa saya bissia bekerja baik secara individu maupun dalam semangat dalam bekerja dan saya suka bekerja dengan orang-orang yang memiliki perasaan yang sama tentang pekerjaan mereka dan memiliki komitmen dalam melakukan tugas masing-masing.”3. How do you prioritize your work?Bagaimana kamu memprioritaskan pekerjaanmu?Pewawancara ingin tahu apakah kamu bisa mengatur waktumu dan membuat penilaian yang tepat. Jelaskan dengan jujur strategi atau metode yang umumnya kamu terapkan dalam melaksanakan tugas sehari-harimu, baik itu lewat buku catatan atau aplikasi produktivitas. Kamu juga bisa memberikan contoh nyata yang pernah kamu have a notebook where I write my to-do list at the beginning of each workday. I list them from the highest priority to the lowest. This helps me keep track of what I need to do for the rest of the day. As I know that priorities can change in some situations, I make sure that my to-do list is not overloaded with too many tasks so I can make some adjustments in case something happened.”“Saya memiliki buku catatan dimana saya mencatat to-do list saya tiap awal hari kerja. Saya mengurutkannya dari yang paling penting hingga prioritas yang rendah. Ini membantu saya memantau apa saja yang perlu saya lakukan sepanjang hari itu. Karena saya paham bahwa prioritas dapat berubah dalam situasi tertentu, saya memastikan bahwa daftar saya tidak terlalu penuh sehingga saya bisa membuat beberapa penyesuaian jika perlu.”4. Tell me about the challenges or conflicts you’ve faced at work and how you handled itCeritakan tentang tantangan atau konflik yang kamu hadapi di tempat kerja dan bagaimana kamu menanganinyaCeritakan dengan jujur masalah yang pernah kamu hadapi tetapi bedakan dengan seperti kamu sedang curhat dengan teman. Jawab dengan tenang dan jujur bagaimana kamu menyelesaikan konflik tersebut. Perekrut biasanya ingin melihat kesiapanmu dan bagaimana caramu menangani dealing with conflicts, especially with another person, I try to listen to the other person and understand their point of view. I try to make it like a discussion and not be defensive. For example, there was a colleague of mine in my old workplace who keeps missing the deadline, which slows down our workflow. I tried to talk to her at first but she became very defensive. After work hour, I tried talking to her again, this time I kept my calm and let her know that I understand that the deadlines can be overwhelming. Then, I ask her how I can help her to improve.”Arti“Dalam menghadapi konflik, terutama dengan orang lain, saya mencoba mendengarkan orang tersebut dan memahami sudut pandang mereka. Saya mencoba untuk membuatnya lebih seperti diskusi dan tidak menjadi ada seorang rekan kerja di tempat kerja lama saya yang terus melewati tenggat waktu sehingga memperlambat alur kerja kami. Awalnya saya coba berbicara dengannya tetapi ia menjadi begitu jam kerja, saya coba berbicara lagi dengannya, kali ini dengan tetap tenang dan menunjukkan bahwa saya mengerti bagaimana tenggat waktu bisa begitu membuat kewalahan. Kemudian, saya bertanya padanya bagaimana saya bisa membantunya bekerja dengan lebih baik.” 5. Tell me about a time you failed!Ceritakan tentang waktu kamu mengalami kegagalan!Berikan contoh nyata dimana kamu bisa berterus terang. Jelaskan pula pengertianmu tentang kegagalan. Tunjukkan pula bahwa kamu belajar dari pengalaman once handled the design for a startup company’s campaign project. I poured all my heart to the project and spent almost a week planning the concept. However, when I presented it to them, they didn’t like it. They feel like it didn’t align with the message they want to deliver. I was very upset because I thought I did a good job. This also means that I had shorter time to finish my work. So, I scheduled a meeting with the client to discuss about their needs and objectives. After getting a better idea of what they want, I started working on the design and this time, the client was satisfied with the plan. Our team quickly implemented the concept and delivered a pleasant result. From this, I learned that I should listen and try to fully understand my client point of views instead of relying on my own assumption.”“Saya pernah menangani desain untuk proyek kampanye suatu perusahaan startup. Saya mengerjakannya dengan sepenuh hati dan menghabiskan hampir 1 minggu merencanakan konsepnya. Namun, saat saya menyampaikannya kepada klien, mereka tidak menyukainya. Mereka merasa desain saya tidak sejalan dengan pesan yang ingin mereka sampaikan. Saya merasa kecewa karena saya pikir saya telah mengerjakannya dengan baik. Ini juga berarti saya punya waktu yang lebih singkat untuk menyelesaikannya. Jadi saya menjadwalkan pertemuan dengan klien tersebut untuk mendiskusikan untuk membahas kebutuhan dan tujuan mereka. Setelah mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang mereka inginkan, saya mulai kembali mengerjakan desainnya dan kali ini klien tersebut merasa puas dengan konsep yang saya buat. Tim kami kemudian segera mengimplementasikan konsep yang sudah disetujui dan memberikan hasil yang memuaskan. Dari sini, saya belajar untuk mendengarkan dan mencoba memahami sudut pandang klien alih-alih mengandalkan asumsi saya sendiri.”6. What do you think we could do better or differently?Menurutmu apa yang bisa kita lakukan lebih baik atau berbeda?Pertanyaan ini bisa menjadi pisau bermata dua. Bagaimana caranya memberikan jawaban yang memukau tanpa terlihat seperti menjelek-jelekkan perusahaan tempatmu melamar?Pertama, respon dengan memberikan komentar positif tentang perusahaan atau salah satu produknya yang kamu tahu. Kemudian berikan masukan yang konstruktif disertai alasan atau perspektif atas masukanmu tersebut. Contoh“As someone who is eager to learn and develop, I always try to think about what I can do and contribute for a company. Your company obviously has a great reputation for being growth-driven, which is why I am interested in this position. With this growth in mind, I believe there’s always room for improvement. I think this company is very good at its offline marketing. However, I feel like the company could be better in developing its social media presence. As we both know, social media allows a more personal connection with the audience and it’s also where most conversation happens. So I think it is really important to have a digital presence, especially considering your target customers are millennials. With my experience in handling several social media projects, I am confident in my ability to improve your company’s social media.”“Sebagai seseorang yang ingin terus belajar dan berkembang, saya selalu berusaha memikirkan apa yang bisa saya lakukan dan kontribusikan untuk sebuah perusahaan. Perusahaan Anda jelas memiliki reputasi hebat sebagai perusahaan yang terdorong untuk terus berkembang, itulah yang membuat saya tertarik dengan posisi ini. Dengan keinginan tersebut, saya percaya selalu ada ruang untuk menjadi lebih baik. Menurut saya perusahaan ini sangat bagus dalam melakukan pemasaran offline. Namun, saya merasa kehadiran media sosial perusahan bisa dikembangkan dengan lebih baik. Seperti yang kita tahu, media sosial memungkinkan hubungan dengan audiens yang lebih personal dan sebagian besar percakapan juga terjadi di sana. Jadi menurut saya sangat penting untuk memiliki kehadiran digital, terutama mengingat target pelanggan Anda adalah generasi milenial. Dengan pengalaman saya menangani beberapa proyek media sosial, saya yakin dengan kemampuan saya untuk meningkatkan media sosial perusahaan Anda.”Baca Juga Contoh Perkenalan Interview Bahasa Inggris6 Pertanyaan LainnyaWhat should I know that’s not on your resume?Apa yang harus saya tahu yang tidak ada dalam resumemu?Jika perekrutmu menanyakan ini, bisa jadi ini menjadi suatu pertanda baik. Artinya, mereka sudah membaca resumemu dan sedang mempertimbangkan apakah kamu cocok atau tidak. Kamu bisa menceritakan sifat positifmu, atau detail yang mengungkapkan tentang diri dan pengalamanmu. What is your salary expectation?Berapa ekspektasi gajimu?PR nomor 1 kamu dalam menjawab pertanyaan ini adalah untuk melakukan riset terlebih dahulu mengenai gaji rata-rata untuk posisi yang kamu lamar. Kamu juga bisa cari rata-rata gaji yang ditawarkan perusahaan tersebut atau perusahaan lain di industri yang sama. Dimana mencarinya? Kamu bisa mencari di internet ataupun bertanya dengan teman-temanmu yang memiliki pengalaman bekerja di industri atau posisi yang serupa dengan yang kamu lamar. Kemudian, patok suatu range berdasarkan pengalaman, pendidikan, dan kemampuanmu. Tunjukkan juga bahwa kamu terbuka untuk negosiasi. Ini menunjukkan bahwa kamu cukup menghargai kemampuanmu, tetapi cukup tertarik posisi tersebut untuk pertanyaan ini diajukan terlalu awal, kamu bisa menunda memberikan angka terlalu awal dan menanyakan lebih lanjut mengenai deskripsi pekerjaan yang kamu lamar terlebih other companies are you interviewing with?Apakah kamu juga melakukan wawancara di perusahaan lain?Pencari kerja mungkin sering mendapatkan pertanyaan ini di akhir sesi wawancara. Perekrut mungkin ingin melihat seberapa serius kamu atau mereka ingin tahu siapa kompetisi yang mungkin mereka hadapi untuk mempekerjakanmu. Tidak perlu berbohong dan mengatakan kamu tidak melakukan proses wawancara di tempat bisa menunjukkan antusiasmemu untuk posisi yang kamu lamar, tapi kamu juga tentu ingin memberikan kesan kalau kamu juga sedang dipertimbangkan oleh perusahaan lain. Tentu jawabanmu harus jujur ya. Jika memang sedang ada proses di tempat lain, jawablah demikian disertai alasan mengapa kamu merasa tertarik dengan posisi dan perusahaan kamu juga melakukan wawancara dengan kompetitor perusahaan tersebut, cukup jelaskan bahwa kamu juga sedang dalam proses rekrutmen di perusahaan lain pada industri yang makes you unique?Apa yang membuatmu unik?Sama seperti pertanyaan lainnya, jawab dengan jujur tanpa dibuat-buat atau dilebih-lebihkan. Beri mereka alasan untuk memilihmu dibanding kandidat lainnya. Berikan jawaban yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Jika kamu masih bingung, kamu bisa bertanya kepada rekan kerja lamamu atau mengingat kembali masukan yang pernah kamu dapat. Fokus pada cukup 1 atau 2 hal saja dan sertakan bukti nyata dalam menjawabnya. Why should we hire you?Kenapa kita harus mempekerjakanmu?Pertanyaan ini bisa begitu mengintimidasi, tetapi inilah kesempatanmu untuk menjual’ dirimu! Buat jawabanmu agar mencakup 3 hal yaitu bahwa kamu tidak hanya melakukan pekerjaan tetapi selalu mencoba memberikan hasil yang terbaik, bahwa kamu akan cocok dengan tim dan lingkungan kerjanya, dan bahwa kamu bisa menjadi karyawan yang lebih baik dibanding kandidat lainnya. Do you have any question?Apakah kamu punya pertanyaan lain?Biasanya pertanyaan ini diajukan sebagai penutup sesi wawancara. Ini merupakan kesempatanmu untuk mencari tahu lebih lanjut apakah pekerjaan dan perusahaan ini cocok dengan dirimu. Apa yang ingin kamu cari tahu lebih lanjut tentang posisi atau perusahaan tersebut? Kamu bisa menanyakan pertanyaan tentang perusahaan tersebut secara general seperti “How would my performance be reviewed?” “Bagaimana performa kerja saya dinilai?” atau menanyakan pendapat dari perekrut itu sendiri seperti “What do you like the most about working here?” “Menurutmu apa yang paling menyenangkan saat bekerja di sini?”.Supaya kamu lancar interview kerja Bahasa Inggris maka kamu perlu kursus bahasa Inggris di Cakap. Tidak hanya untuk interview aja, Cakap bakal bantu kamu jadi kaya native speaker!Baca JugaEbook Belajar Bahasa InggrisBegini Cara Follow Up Hasil Interview Kerja ke HRD yang Benar
TahapTahap Dalam Wawancara atau Interview - Suatu kegiatan wawancara dapat terjadi karena adanya tujuan yang telah ditetapkan dengan serius, dengan begitu setiap jenis/tipe wawancara akan memiliki struktur tertentu yang disesuaikan dengan hasil yang diharapkan.Meskipun bentuknya akan bervariasi, namun secara umum prinsip-prinsip dan teknik dasar wawancara akan tetap berlaku dalam 3 (tiga
19 Pertanyaan Interview Bahasa Inggris Plus Arti dan Contoh Jawabannya – Saat wawancara kerja dengan bahasa Inggris, pertanyaan interview Bahasa Inggris pasti akan menjadi momok utama, terutama kalau kamu tidak begitu mahir berbahasa Inggris. Wawancara kerja memang momen yang mendebarkan, apalagi jika ini pertama kalinya kamu mencoba melamar kerja dan tau-tau sudah disuruh interview kerja dengan bahasa Inggris. Nah, biar gak bingung, berikut ini ada beberapa pertanyaan interview Bahasa Inggris yang bisa kamu pelajari. Deretan pertanyaan interview Bahasa Inggris di bawah ini adalah yang paling sering ditanyakan ketika interview. Kalau kamu pelajari dengan baik, ada kemungkinan kamu bakal sukses saat interview dengan bahasa Inggris. Pertanyaan Interview Bahasa Inggris Plus ArtiDaftar IsiPertanyaan Interview Bahasa Inggris Plus Arti1. Could you please introduce yourself? 2. What department do you apply and why do you interested on it?3. Why did you leave your previous job?4. When it comes to your work, when were you most satisfied with it?5. You have strengths, don’t you? Could you please mention three of them?6. And now how about your weaknesses? Could you please mention three of them as well? 7. Why should we hire you?8. How much salary you expect to receive every month?9. Do you have any strategies to increase our business income?10. What do you think about working in a team and working under pressure? Can you do it? 11. What do you know about our company?12. Why do you want to work in our company?13. What are your goals?14. Do you have any ambitions in your life that you want to archive?15. Do you have working experience in this position before? 16. Do you have questions about this job? 17. What can you do for us that other candidates cannot offer?18. What three positive things would your last boss say about you?19. Can you work with a team and under pressure? Daftar Isi Pertanyaan Interview Bahasa Inggris Plus Arti 1. Could you please introduce yourself? 2. What department do you apply and why do you interested on it? 3. Why did you leave your previous job? 4. When it comes to your work, when were you most satisfied with it? 5. You have strengths, don’t you? Could you please mention three of them? 6. And now how about your weaknesses? Could you please mention three of them as well? 7. Why should we hire you? 8. How much salary you expect to receive every month? 9. Do you have any strategies to increase our business income? 10. What do you think about working in a team and working under pressure? Can you do it? 11. What do you know about our company? 12. Why do you want to work in our company? 13. What are your goals? 14. Do you have any ambitions in your life that you want to archive? 15. Do you have working experience in this position before? 16. Do you have questions about this job? 17. What can you do for us that other candidates cannot offer? 18. What three positive things would your last boss say about you? 19. Can you work with a team and under pressure? 1. Could you please introduce yourself? Bisakah Anda memperkenalkan diri Anda? Pertanyaan ini adalah salah satu pertanyaan interview Bahasa Inggris yang paling dasar. Di tiap sesi wawancara kerja, pasti pewawancara akan meminta kita untuk memperkenalkan diri kita. Salah satu tips untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan menjawabnya secara singkat saja, jangan bertele-tele. Kalau kepanjangan, pewawancara akan memberi nilai buruk pada kita karena dianggap terlalu jumawa ketika membicarakan diri sendiri. Contoh Jawaban Yes, of course. My name is Karina Darmawan. You can call me Rina. I’m 23 years old and I’ve just graduated from Gadjah Mada University, majoring in English Literature. My current daily activity right now is writing on my English-Learning Blog. I consider myself as a creative person who loves new challenges every day. Thank you. Artinya Ya, tentu saja saya bisa memperkenalkan diri. Nama saya Karina Darmawan. Anda bisa panggil saya Rina. Umur saya 23 tahun. Saya baru saja lulus kuliah dari Universitas Gadjah Mada, jurusan Sastra Inggris. Kegiatan saya sekarang ini adalah menulis di blog belajar Bahasa Inggris milik saya. Saya menganggap diri saya ini sebagai seseorang yang kreatif dan menyukai tantangan baru tiap harinya. Terima kasih. 2. What department do you apply and why do you interested on it? Posisi apa yang Anda lamar dan kenapa Anda tertarik melamar posisi tersebut? Pertanyaan interview Bahasa Inggris ini juga pasti akan ditanyakan di setiap sesi wawancara karena termasuk fundamental. Pewawancara tentunya ingin mengetahui bagian apa yang kamu lamar dan mengapa kamu tertarik dengan posisi tersebut. Dengan menanyakan pertanyaan ini, pewawancara biasanya akan mengetahui apa motivasimu dibalik pekerjaan yang ingin kamu ambil. Untuk menjawab pertanyaan ini, pastikan kamu menjelaskan bagian apa yang kamu lamar dan alasan yang kuat serta meyakinkan mengapa kamu tertarik melamar di bagian tersebut. Contoh Jawaban I’m really interested in writing so that I applied for the Content Writer position. It is all because I’m really into writing and I’d like to spread good news to the world through my writings. Artinya Saya benar-benar tertarik dalam dunia tulis-menulis jadi saya melamar untuk posisi penulis konten. Semuanya karena saya benar-benar suka menulis dan saya ingin menyebarkan kabar baik pada dunia melalui tulisan-tulisan saya. 3. Why did you leave your previous job? Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya? Pertanyaan wawancara kerja dalam bahasa Inggris ini akan selalu ditanyakan oleh pewawancara untuk mengetahui bagaimana sifatmu dalam suatu pekerjaan. Satu-satunya tips dalam menjawab pertanyaan ini adalah dengan tidak menjelek-jelekkan pekerjaan, kantor, atau bos kamu sebelumnya. Jawablah dengan pemikiran ke depan, bukan dengan menoleh ke belakang. Contoh Jawaban To be honest, my last job was quite pleasing. However, I have to leave it because I want to face more challenge and I need new experiences for the sake of my future. Artinya Jujur saja, pekerjaan saya yang kemarin sebenarnya cukup menyenangkan. Tapi, saya tetap harus meninggalkannya karena saya ingin menghadapi tantangan-tantangan baru dan saya juga butuh pengalaman baru demi masa depan saya. 4. When it comes to your work, when were you most satisfied with it? Bicara soal pekerjaan, kapan Anda merasa puas dengan pekerjaan Anda? Dalam tiap interview kerja, pertanyaan interview Bahasa Inggris ini mungkin akan selalu ditanyakan. Perusahaan biasanya akan menahan diri dari mempekerjakan seseorang yang mudah puas dengan pekerjaannya. Mereka akan lebih suka orang yang berdedikasi tinggi dan tidak buru-buru terpuaskan dengan pekerjaannya. Tips menjawabnya? Yakinkan pewawancara kalau kamu akan terus berusaha sampai mencapai hasil yang terbaik.. Contoh Jawaban I don’t think I get satisfied too easily. However, I do consider completing my job properly, with all my best, and on time as a satisfying experience. Artinya Saya rasa saya orangnya tidak mudah puas. Tapi, saya menganggap jika saya bisa menyelesaikan pekerjaan dengan benar, dengan seluruh kemampuan terbaik saya, dan tepat waktu adalah pengalaman yang memuaskan. 5. You have strengths, don’t you? Could you please mention three of them? Anda punya kekuatan. Bisakah Anda sebutkan tiga di antaranya? Pertanyaan interview bahasa Inggris pasti akan selalu menanyakan kelebihan dan kekurangan. Yang pertama adalah soal kelebihan. Menjelaskan kelebihan lebih susah lho karena jika terlalu over, nanti dikira sombong. Tapi kalau terlalu pasrah’, dikira terlalu rendah diri. Makanya, untuk menjawab pertanyaan kelebihan ini, apalagi cuma suruh menyebutkan tiga saja, jawab dengan singkat dan jujur tanpa menambahkan terlalu banyak basa-basi dan embel-embel. Contoh Jawaban I’d like to think that my creativity, my passion to learn new things, and my friendly personality as my strength. Artinya Saya menganggap kalau kreatifitas saya, keinginan saya untuk mempelajari hal-hal baru, dan kepribadian saya yang ramah adalah kekuatan saya. 6. And now how about your weaknesses? Could you please mention three of them as well? Bagaimana dengan kekurangan Anda? Bisakah Anda sebutkan tiga juga? Sama seperti kekuatan, kelemahan juga jadi favorit pertanyaan interview Bahasa Inggris. Pewawancara biasanya akan mengamati juga gerak-gerik dan bahasa tubuh kamu saat menyebutkan kekurangan. Mereka bisa tau lho bagaimana perasaan dirimu terhadap kekurangan kamu dan melihat apakah kamu adalah pribadi yang mudah menyerah karena dihalang-halangi oleh kekurangan diri. Untuk menjawab pertanyaan ini, sama seperti kelebihan, jawab dengan jujur dan singkat. Contoh Jawaban As a human being, I’m sure I have more than three weaknesses. However, I won’t let them stand on my way and bring me down. I think my biggest weaknesses are including my inability to focus when I have too many distractions, the fact that I get bored too easily, and my inability to cope easily with failure. Artinya Sebagai manusia biasa, saya yakin saya punya lebih dari tiga kelemahan. Tapi, saya tidak akan membiarkan mereka menghalang-halangi saya dan membuat saya terpuruk. Saya rasa kelemahan terbesar saya antara lain adalah ketidakmampuan saya untuk fokus ketika terlalu banyak hal yang mengalihkan perhatian saya, saya orangnya mudah bosan, dan ketidakmampuan saya untuk menghadapi kegagalan dengan mudah. 7. Why should we hire you? Kenapa kami harus memperkerjakan Anda? Inilah pertanyaan interview Bahasa Inggris yang pasti sangat menjebak. Pertanyaan ini sebenarnya diajukan oleh pewawancara untuk mengetahui seberapa seriusnya kamu dalam melamar kerja. Jawabanmu juga bisa menunjukkan seberapa ahlikah kamu dalam suatu bidang. Untuk menjawab pertanyaan ini, jawab dengan TEGAS. Jangan terlihat ragu-ragu. Berikan alasan yang kuat pada pewawancara agar mereka merasa bahwa kamulah yang paling pantas mengisi posisi di tawarkan. Contoh Jawaban I believe I’m the one to fill the position because I’m experienced and I personally have my own passion in this field. I’m sure I can give my best to this position if I’m chosen. Artinya Saya percaya jika saya adalah yang cocok untuk mengisi posisi ini karena saya sudah memiliki pengalaman dan saya memiliki ketertarikan tersendiri di bidang ini. Saya yakin saya bisa memberikan yang terbaik untuk pekerjaan ini jika saya terpilih. 8. How much salary you expect to receive every month? Berapa gaji yang Anda inginkan setiap bulannya? Ada pertanyaan interview Bahasa Inggris yang pasti menjebak untuk dijawab, salah satunya ya pertanyaan soal gaji seperti ini. Kalau dijawab dengan nominal yang sedikit, dikira tidak PD dengan kemampuan diri atau terlalu merendah. Jika dijawab dengan nominal yang banyak, takut dikira overconfident dan banyak maunya. Maka, cara paling aman untuk pertanyaan ini adalah dengan memberikan nominal yang tidak terlalu tinggi, tapi tetap di atas standar pemerintah/pemerintah dan disertai dengan embel-embel kerja keras dulu baru gaji naik. Contoh Jawaban I am expecting my salary to be around three million rupiahs every month. I do realize that I have a lot to prove to this company. If I can prove myself in a good way in the next couple of months, I believe my salary is going to adjust itself. Artinya Saya mengharapkan gaji saya sekitar tiga juta per bulannya. Saya sadar jika saya harus membuktikan banyak hal pada perusahaan ini. Jika saya bisa membuktikan diri saya dengan baik dalam beberapa bulan ke depan, saya percaya gaji saya juga akan menyesuaikan. 9. Do you have any strategies to increase our business income? Apakah Anda memiliki strategi untuk menambah pemasukan bisnis kami? Untuk mengetahui pola pikirmu dalam mengembangkan kesuksesan perusahaan, pewawancara biasanya akan mengajukan pertanyaan interview Bahasa Inggris yang satu ini. Jangan ragu-ragu untuk menjawabnya, apalagi menjawab dengan “tidak ada”. Waduh, bahaya itu. Beri tahu jika kamu memiliki banyak ide segar untuk membantu perusahaan mencapai yang terbaik di masa depan. Contoh Jawaban Yes, I do have some excellent, fresh ideas to increase the income of the company. It is including the idea of enhancing the social media usage to promote the business. Artinya Ya, saya punya beberapa ide bagus dan segar untuk menaikkan pemasukan bisnis di perusahaan ini. Ide-ide tersebut salah satunya adalah memaksimalkan penggunaan sosial media untuk mempromosikan bisnis kita. 10. What do you think about working in a team and working under pressure? Can you do it? Bagaimana pendapat Anda tentang bekerja dalam tim dan di bawah tekanan? Bisakah Anda melakukannya? Pertanyaan wawancara kerja bahasa Inggris ini akan memberikan gambaran bagi pewawancara tentang bagaimana kamu saat bekerja dalam tim dan juga dibawah tekanan. Saat menjawab pertanyaan ini, jangan terlalu menggebu-gebu. Selalu jaga emosi dan ketenangan menjawabnya. Contoh Jawaban I like working with other people in a team. Personally, I think working in team is more fun because the job can be done quicker. About the pressure, I don’t think I crumble under pressure as long as I stay calm and focus. Artinya Saya senang bekerja sama dengan orang lain. Jujur saya, saya rasa bekerja sama dalam tim lebih menyenangkan karena pekerjaannya jadi selesai lebih cepat. Tetang tekanan, saya rasa saya tidak mudah hancur dalam tekanan asalkan saya tetap tenang dan fokus. 11. What do you know about our company? Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami ? Mempelajari tentang profil perusahaan sebelum datang ke wawancara kerja adalah sesuatu yang penting. Kenapa? Karena pasti pertanyaan interview Bahasa Inggris seperti ini akan keluar dalam wawancara. Pewawancara pasti ogah dong melanjutkan wawancara dengan orang yang bahkan gak tau dia sedang wawancara di perusahaan apa yang bergerak di bidang apa. Tips menjawabnya? Kepo dulu pokoknya profil perusahaan yang kamu mau datangi untuk wawancara. Contoh Jawaban I know quite a lot of things about your company. Your company is basically a company that engaged in digital services. It is one of the largest ones in this city and makes huge benefits every year. I think it is an honor for anyone to work in a fine company like this. Artinya Saya tau cukup banyak tentang perusahaan ini. Perusahaan Anda ini pada dasarnya adalah perusahaan yang bergerak di bidang layanan digital dan merupakan salah satu yang terbesar di kota ini. Perusahaan ini sudah mencetak untung dalam jumlah besar tiap tahunnya. Saya rasa bisa bekerja di perusahaan sekelas ini merupakan kehormatan bagi siapa saja. 12. Why do you want to work in our company? Kenapa Anda ingin bekerja di perusahaan kami? Pertanyaan interview Bahasa Inggris selanjutnya adalah tentang kenapa kamu ingin bekerja di perusahaan mereka. Jangan ragu untuk menjawabnya karena jawabanmu seharusnya bisa meyakinkan pihak perusahaan jika kamu serius untuk melamar pekerjaan dan bekerja di perusahaan tersebut. Jangan sekali-kali jawab karena di sini buka lowongan. Big no! Contoh Jawaban As I said, working in this company is an honor to everyone. Your company has a good reputation and more importantly seems to be a good place to have an excellent working career in the future. That’s why I’m sure working here is what I want. Artinya Seperti yang saya katakan tadi, bekerja di perusahan ini merupakan kehormatan bagi siapa saja. Perusahaan Anda memiliki reputasi yang baik dan lebih pentingnya lagi, perusahaan ini sepertinya adalah tempat yang baik untuk mendapatkan karir pekerjaan yang cemerlang di masa depan. Inilah mengapa saya yakin bekerja di sini adalah yang saya inginkan. 13. What are your goals? Apa tujuan Anda ? Pertanyaan wawancara kerja bahasa Inggris ini akan membongkar apa tujuan hidupmu. Pewawancara kerja yang biasanya punya background psikologi akan bisa membaca dengan jelas kepribadian seseorang, termasuk yang jelas atau tidak tujuan hidupnya. Untuk menjawab pertanyaan ini, jawab dengan realistis dan jangan terlalu masuk ke ranah pribadi, seperti “nikah” atau “punya anak” dll. Contoh Jawaban Professionally, my goal is to become a better person so that I can give better influence to the people around me, especially at work. Artinya Secara profesional, tujuan saya adalah untuk menjadi pribadi yang lebih baik sehingga saya bisa memberikan pengaruh yang lebih baik pula bagi orang-orang di sekitar saya, terutama di tempat kerja. 14. Do you have any ambitions in your life that you want to archive? Apakah Anda mempunyai suatu ambisi dalam hidup yang ingin Anda capai ? Pertanyaan interview Bahasa Inggris ini sebenarnya cuma ingin mengetes seberapa besar keinginanmu untuk mendapatkan ini. Maka, pastikan jawaban yang kamu berikan adalah jawaban yang relevan dengan pekerjaan yang sedang diperjuangkan ini. Contoh Jawaban I do have a lot of ambitions that I want to achieve in this life. However, one of the most important ones right now is getting this job. I am ambitious to get this job because I have the feeling that this job is the right one for me and I can bring the best out of me for this job. Artinya Saya punya banyak ambisi dalam hidup yang ingin saya raih. Tapi, salah satu yang paling penting saat ini adalah mendapatkan pekerjaan ini. Saya ambisius untuk mendapatkan pekerjaan ini karena saya yakin pekerjaan ini tepat untuk saya dan saya bisa memberikan yang terbaik dari diri saya untuk pekerjaan ini. 15. Do you have working experience in this position before? Apakah anda memiliki pengalaman kerja pada posisi ini sebelumnya ? Pertanyaan wawancara kerja bahasa Inggris ini tentu tujuannya adalah melihat pengalamanmu di bidang yang kamu lamar ini. Perusahaan pasti mengutamakan mereka yang mempunyai pengalaman kerja dan sudah berkecimpung lama di bidang pekerjaan yang ditawarkan. Tips menjawabnya? Jujur saja. Kalau belum ada pengalaman ya sudah bilang saja, dengan embel-embel kamu janji akan terus belajar sampai bisa. Contoh Jawaban I do have quite a lot of experiences when it comes to writing. I have my own blog and I wrote for a lot of magazines and newspapers when I was in college. Artinya Ya, saya punya cukup banyak pengalaman dalam bidang tulis-menulis. Saya punya blog saya sendiri dan saya dulu juga sering menulis untuk berbagai majalah dan koran semasa kuliah. 16. Do you have questions about this job? Apakah anda punya pertanyaan tentang pekerjaan ini? Ini adalah pertanyaan interview Bahasa Inggris yang biasanya sering ditanyakan dan sering menjadi akhir dari wawancara. Pihak instansi tentu menginginkan sikap keingintahuan darimu, dari sini pihak instansi dapat menilai apakah kamu yang melamar benar-benar serius ingin bekerja dan tau bagaimana seluk beluk instansi mereka atau tidak. Jadi, sebisa mungkin, jika pertanyaan ini diajukan, tanyakan semua hal yang membuat penasaran sehingga jika nanti diterima, kamu sudah tau semuanya. 17. What can you do for us that other candidates cannot offer? Apa yang dapat anda lakukan untuk kami tapi tidak dapat dilakukan oleh kandidat yang lain? Wawancara kerja Bahasa Inggris selanjutnya adalah mengenai pertanyaan tentang apa yang membuat diri kamu lebih baik untuk bekerja di instansi mereka ketimbang orang lain. Ini sebenarnya memang salah satu pertanyaan yang paling sulit dalam wawancara kerja dalam Bahasa Inggris yang kelak membuat kamu terdiam dan tidak bisa menjawab. Maka, kuncinya, untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan berkonsentrasi dan percaya diri pada pembahasan yang bersifat positif dan kualifikasi kerja yang kamu anggap penting serta relevan dan yang terpenting, tidak menjatuhkan orang lain. 18. What three positive things would your last boss say about you? Apa 3 hal positif tentang anda yang diucapkan oleh bos anda yang sebelumnya? Pertanyaan wawancara kerja Bahasa Inggris selanjutnya adalah tentang hal-hal positif yang dahulu pernah diucapkan oleh boss terdahulu kepada kamu. Pertanyaan ini tentu sangat diperlukan oleh pihak instansi karena mereka ingin tahu, bagaimana diri kamu menurut orang lain yang pernah bekerja bersama kamu. Ini merupakan sebuah pertanyaan yang cukup penting. Maka, bersikap baiklah kamu terhadap orang lain atau boss kamu. 19. Can you work with a team and under pressure? Bisakah anda bekerja dalam tim dan dalam tekanan? Selanjutnya, pertanyaan wawancara kerja Bahasa Inggris yang akan ditanyakan adalah tentang dapatkah kamu bekerja di dalam sebuah tim dan juga di bawah tekanan. Tentu saja, ini pertanyaan yang sangat penting untuk pihak instansi tanyakan mengingat dalam pekerjaan, kamu pasti akan dihadapkan pada posisi tertekan dalam suatu masalah. Oleh karena itu, kemampuan kamu di sini dalam menjaga emosi dan ketenangan sangat dibutuhkan. Itu dia tadi 19 pertanyaan interview Bahasa Inggris yang harus kamu pelajari dan perhatikan. Pokoknya, jangan lupa semua pertanyaan interview Bahasa Inggris di atas kamu pahami sebelum wawancara. Jadi, meski kamu tak begitu pasif berbahasa Inggris, kamu tetap paham apa yang ditanyakan pewawancara dan paham bagaiamana cara menjawabnya. Klik dan dapatkan info kost di dekatmu Kost Jogja Harga Murah Kost Jakarta Harga Murah Kost Bandung Harga Murah Kost Denpasar Bali Harga Murah Kost Surabaya Harga Murah Kost Semarang Harga Murah Kost Malang Harga Murah Kost Solo Harga Murah Kost Bekasi Harga Murah Kost Medan Harga Murah
Ciriciri Pertanyaan yang Baik untuk Wawancara Lengkap dengan Masing-masing Contohnya 1. Bertanya sesuai topik 2. Menggunakan bahasa yang baik dan benar 3. Tidak menyindir 4. Pertanyaan langsung pada intinya 5. Diawali dengan kata tanya 5W 1H 6. Pertanyaan bersifat terbuka 7. Setiap pertanyaan memiliki keterkaitan 8. Tempo yang tepat 9.
PIKIRAN RAKYAT - Wawancara termasuk penting untuk mendapatkan pekerjaan baru yang benar-benar diinginkan. Selama proses wawancara, kemungkinan besar akan ada setidaknya dua wawancara, yaitu via telepon dan langsung. Keduanya termasuk wawancara yang penting dan patut diperhatikan. Baca Juga Banyak Suspect Virus Corona di Indonesia, Penumpang dari Tiongkok Seharusnya Dipantau Selama Sebulan Tapi ketika wawancara, biasanya terdapat beberapa pertanyaan yang biasa diajukan tapi lumayan bingung untuk mencari jawabannya. Dikutip dari laman lifehack simak apa saja pertanyaan yang kerap diajukan saat wawancara beserta jawabannya berikut. 1. Apa kelemahan terbesar Anda? Pertanyaan ini termasuk yang paling sering diajukan. Alasan utama pertanyaan ini sebenarnya bukan mencari tahu apa kelamahan terbesar seseorang, melainkan untuk mengetahui apakah Sobat Belia cukup mengenali diri sendiri. Jawablah dengan sederhana. Tunjukan pula bahwa kelemahan yang dimiliki sebenarnya dapat membawa dampak positif dan antara kelemahan satu dengan yang lainnya dapat berhubungan.
Salahsatu pertanyaan wawancara yang paling umum berfokus pada kemampuan Anda untuk mengatasi tantangan. Ini juga merupakan pertanyaan yang kompleks untuk dijawab karena orang yang berbeda menangani tantangan dengan cara yang berbeda. Faktanya, perusahaan cenderung berbeda dalam cara mereka memecahkan masalah.
Jenis pertanyaan wawancara kerja ternyata tak hanya satu, lho. Faktanya, ada banyak tipe pertanyaan yang kerap dilontarkan HRD dan user. Setiap jenisnya memiliki tujuan yang berbeda. Ada pertanyaan yang menggali kepribadian, skill, hingga kecocokanmu dengan perusahaan. Oleh karena itu, kamu perlu trik khusus untuk menjawab masing-masing jenis tersebut. Nah, dalam artikel ini, Glints sudah menyiapkan delapan jenis pertanyaan wawancara kerja yang akan kamu temui. Semuanya sudah dilengkapi contoh dan trik menjawabnya. 1. Perilaku dan kebiasaan © Seorang kandidat tidak dilihat dari skill atau kemampuannya saja. Lebih dari itu, perusahaan ingin memilih kandidat dengan perilaku dan kebiasaan yang baik. Tak heran, jenis pertanyaan wawancara yang satu ini jadi pertimbangan besar HRD untuk merekrutmu. Biasanya, kamu akan ditanya tentang pengalaman kerja sebelumnya. Dari jawaban tersebut, HRD ingin tahu bagaimana caramu menghadapi situasi yang ada. Tips Hindari memberikan jawaban “ya” atau “tidak”. Kamu harus menjelaskan situasi dan perilakumu secara particular. Kamu juga bisa menggunakan metode STAR situation ceritakan situasi yang pernah kamu alami task jabarkan tugas dan tanggung jawabmu saat itu action jelaskan keputusan dan perilakumu terhadap situasi tersebut result sampaikan akibat atau hasil keputusanmu Contoh pertanyaan “Apakah kamu pernah mengambil keputusan dengan risiko besar? Bagaimana cara mengatasinya?” “Ceritakan goal yang pernah kamu capai dan bagaimana caramu melakukannya.” “Bagaimana caramu mengatasi perbedaan pendapat dengan rekan kerja?” “Ketika diberi beberapa tugas sekaligus, bagaimana caramu menentukan prioritas?” 2. Kompetensi © Secara garis besar, jenis pertanyaan wawancara ini serupa dengan poin sebelumnya. Namun, kali ini, perusahaan ingin melihat apakah kompetensimu sesuai dengan kualifikasi yang mereka tetapkan. Adapun pertanyaan-pertanyaan ini disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang kamu lamar. Tips Sebelum wawancara kerja , cermati kualifikasi yang diminta perusahaan. Sebagai contoh, kamu melamar sebagai desainer grafis. Kemudian, terdapat kualifikasi “memahami perkembangan tren desain”. Berarti, kamu perlu menyiapkan jawaban terkait tren desain. Contoh pertanyaan Bahasa Republic of indonesia “Ceritakan caramu mengikuti perkembangan tren di bidang desain.” “Ketika proyekmu gagal di tengah jalan, apa yang akan kamu lakukan?” “Ceritakan pengalamanmu ketika narasumber menolak diwawancara. Bagaimana solusimu?” Bahasa Inggris “Tell us how yous go on upwards with trends in the design industry.” “When your project fails halfway, what practise you do?“ “Tell united states of america when someone refuses to exist interviewed. What is your solution?“ 3. Kelebihan dan kekurangan © Dalam wawancara apa pun, rekruter selalu menanyakan kelebihan dan kekurangan kandidat. Namun, sebenarnya rekruter tak hanya ingin tahu dua hal tersebut, lho. Lebih dari itu, seperti ditulis The Balance Careers , rekruter ingin mengetahui kejujuran, self-sensation , dan caramu mengatasi kekurangan tersebut. Tips Fokus pada kelebihan yang sangat berhubungan dengan pekerjaanmu. Sebagai contoh, kamu melamar sebagai digital marketer. Maka, kamu bisa menyebutkan kelebihanmu yang cepat dalam menanggapi perubahan. Sementara itu, sebutkan kekurangan yang tidak berhubungan langsung dengan pekerjaanmu. Contohnya yakni berbicara di depan orang banyak. Namun, jelaskan juga caramu mengatasi kekurangan tersebut, ya. Contoh pertanyaan Bahasa Indonesia “Sebutkan kelebihanmu.” “Sebutkan kekuranganmu.” “Kamu paling sering dikritik dalam hal apa?” Bahasa Inggris “Tell united states your strengths.” “Tell us your weaknesses.” “What is something you become criticized for the well-nigh?” 4. Studi kasus © Pada bagian studi kasus, rekruter akan memberikan contoh situasi yang bisa kamu alami dalam pekerjaan. Kemudian, kamu harus menjelaskan sikap dan caramu dalam mengatasi situasi tersebut. Pasalnya, jenis pertanyaan wawancara ini dapat menilai kemampuan analisis dan problem-solving . Tips Hal terpenting yang perlu kamu catat adalah pemahaman tentang studi kasus tersebut. Jika masih belum jelas, kamu bisa menanyakannya ke rekruter. Selain itu, fokuslah pada proses penyelesaian masalah, bukan hasilnya. Dengan pertanyaan ini, rekruter memang lebih penasaran dengan caramu mengatasi situasi yang ada. Contoh pertanyaan Bahasa Indonesia “Atasan memintamu untuk memimpin proyek media sosial perusahaan X. Kamu dan tim sudah memiliki konsep yang matang dan menarik. Namun, klien menolak dan memberikan ide lain. Padahal, menurutmu, konsep tersebut jauh dari identitas make mereka. Bagaimana solusimu?” Bahasa Inggris “Your supervisor asks you to lead visitor X’s social media projection. Yous and the team already have a adept and interesting concept. However, the client refuses and gave another idea. In fact, in your stance, the concept is far from their brand identity. What is your solution?“ 5. Skill komunikasi © Tak bisa dipungkiri, setiap pekerjaan membutuhkan skill komunikasi. Namun, komunikasi yang dimaksud bukan hanya berbicara, lho. Kamu perlu menunjukkan skill komunikasi verbal dan nonverbal, termasuk mendengarkan, merespons, respect, empati, dan kepercayaan diri. Tips Komunikasi adalah skill yang perlu dilatih terus-menerus. Oleh karena itu, pastikan kamu sudah memiliki kemampuan tersebut sebelum wawancara, ya. Kamu bisa mengikuti berbagai pelatihan public speaking, salah satunya yaitu Glints ExpertClass . Ada banyak pakar yang siap berbagi tips public speaking . Jadi, kamu bisa langsung mengaplikasikannya dalam wawancara kerja. Contoh pertanyaan Bahasa Indonesia “Bagaimana caramu menyampaikan pendapat ketika diskusi?” “Bagaimana jika atasan tidak sependapat denganmu?” “Apa responsmu ketika mendapat teguran dari rekan kerja?” Bahasa Inggris “How practice yous deliver your opinion during a discussion?” “What exercise you do when your dominate disagrees with you?” “What is your response when warned by your coworker?” 6. Skill kepemimpinan © Skill kepemimpinan tidak hanya dibutuhkan oleh seorang pemimpin atau manajer. Sejatinya, semua karyawan membutuhkan skill ini. Jadi, meskipun tidak melamar posisi manajerial, kamu akan menerima jenis pertanyaan wawancara seputar leadership. Pada pertanyaan ini, rekruter ingin tahu apakah kamu mampu mendorong kemajuan tim. Tips Pahami betul semua kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Kemudian, bayangkan seorang pemimpin yang bisa membawa kesuksesan untuk timmu. Contoh pertanyaan Bahasa Indonesia “Bagaimana definisi kesuksesan bagimu?” “Apabila atasanmu berbuat salah, apa yang akan kamu lakukan?” “Apa kontribusi yang bisa kamu berikan untuk perusahaan?” Bahasa Inggris “What is your definition of success?” “When your dominate makes a error, what do you do?” “What contribution can you make to the visitor?” 7. Budaya perusahaan © Apalah artinya keunggulan kandidat jika ia tidak sejalan dengan budaya perusahaan. Mengutip The Muse , baik karyawan maupun perusahaan akan lebih bahagia dan sukses jika memiliki budaya yang selaras. Oleh karena itu, muncullah jenis pertanyaaan wawancara yang membahas budaya perusahaan. Pasalnya, rekruter ingin tahu apakah kamu cocok bekerja di perusahaan mereka. Tips Lakukan riset tentang budaya perusahaan, mulai dari visi misi, tujuan, fase kerja, workload , dan sebagainya. Jika merasa cocok, barulah kamu bisa melamar di perusahaan tersebut. Kemudian, ketika wawancara, tonjolkan hal-hal di dalam dirimu yang mengarah pada budaya mereka. Contoh pertanyaan Bahasa Republic of indonesia “Mengapa kamu ingin bekerja di perusahaan kami?” “Lingkungan kerja seperti apa yang kamu harapkan?” “Apa hal yang ingin kamu ubah atau perbaiki di perusahaan kami?” Bahasa Inggris “Why do yous want to work for our company?” “What kind of work environment do you look?” “What do you want to change or repair from our company?” 8. Gaji © Umumnya, negosiasi gaji dilakukan di akhir wawancara. Namun, banyak orang menganggap jenis pertanyaan wawancara ini tricky. Jika menyebutkan gaji yang terlalu rendah, kamu bisa dianggap menilai diri sendiri rendah. Namun, jika menyebutkan gaji yang terlalu tinggi, kamu bisa dianggap angkuh. Selain itu, belum tentu perusahaan mampu memberikan gaji sebesar itu. Tips Cari tahu rata-rata gaji di posisi dan perusahaan tersebut. Kamu bisa mengeceknya di berbagai situs cek gaji . Kemudian, berilah alasan mengapa angka tersebut sesuai denganmu. Misalnya, kamu sudah menghitung kebutuhan sehari-harimu. Selain itu, skill dan kontribusimu bagi perusahaan sebanding dengan nominal tersebut. Contoh pertanyaan Bahasa Indonesia “Berapa gaji yang kamu harapkan?” Bahasa Inggris “What is your expected salary?” nine. Verifikasi pengalaman Pihak perusahaan juga menanyakan jenis pertanyaan ini dalam wawancara kerjamya untuk mengetahui kredibilitas kandidat tentang pengalaman yang dicantumkan dalam CV atau resume. Sehingga, perusahaan ingin mengevaluasi apa saja yang telah kamu dapatkan dari pengalaman kerja atau akademikmu. Tips Jawab pertanyaan dengan jujur sesuai dengan pertanyaan yang ditanyakan. Contoh pertanyaan Bahasa Indonesia “Apa yang kamu pelajari dari kelas tersebut ketika kuliah?” “Apa saja tanggung jawabmu dari posisi tersebut?” Bahasa Inggris “What did you learn in that course during higher?” “What were your responsibilities in that position?” 10. Pertanyaan yang acak Melansir College Grad, kamu juga bisa mendapatkan jenis pertanyaan ini ketika wawancara kerja. Tujuan dari pertanyaan ini adalah untuk mencari tahu apakah kamu bisa berpikir secara orisinal dan untuk dirimu sendiri. Karena, tidak ada benar atau salah dalam jenis pertanyaan ini. Tips Karena pertanyaan ini akan bertanya tentang dirimu, jawablah sesuai dengan hal yang kamu inginkan. Contoh pertanyaan Bahasa Indonesia “Kamu ingin menjadi hewan seperti apa?” “Apa warna yang benar-benar menjelaskan dirimu?” Bahasa Inggris “What kind of brute would you like to be?“ “What color describes you lot the most?” Delapan jenis pertanyaan wawancara tersebut selalu dilemparkan HRD dan user. Jadi, siapkan jawabanmu sebaik-baiknya, ya. Dengan begitu, langkahmu menuju karier impian bisa segera tercapai. Glints doakan semoga wawancara kerjamu lancar! Interview Question “What Are Your Strengths and Weaknesses?” The Best Interview Questions to Enquire if You lot Want the Truth Near Company Culture The Eight Types of Interview Questions
\n
pertanyaan dalam wawancara harus fokus artinya
Pertanyaandalam wawancara harus fokus, artinya - 44154485 raheltina6 raheltina6 14.09.2021 B. Indonesia Sekolah Menengah Atas terjawab Pertanyaan dalam wawancara harus fokus, artinya 2 Lihat jawaban Iklan Iklan danielvalenlubis danielvalenlubis Jawaban: harus tertuju pada satu titik. Penjelasan: MAAF KALO SALAH.
Selamat! Perusahaan tempat kamu melamar akan memanggilmu untuk wawancara. Tidak ada salahnya untuk datang dengan persiapan yang matang. Kesiapan akan membantumu memberikan jawaban terbaik dan menunjukkan keinginanmu dalam mendapatkan pekerjaan yang dilamar. Hal tersebut juga dapat menaikkan kepercayaan diri karena kamu sudah siap melakukan wawancara kerja. Kenali pertanyaan yang sering muncul dan jawaban yang perlu kamu siapkan bagi pewawancara. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang mungkin akan kamu hadapi beserta tips untuk menjawabnya dengan baik. Pertanyaan 1 “Ceritakan tentang diri Anda.” Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi cobalah untuk tidak berceloteh ke mana-mana. Jawabanmu harus tetap berhubungan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Sebutkan posisimu di perusahaan sebelumnya. Jadikan hal ini sebagai kesempatan untuk menceritakan kemampuan dan sifat yang kamu miliki yang membuatmu cocok untuk posisi yang dilamar. Contohnya, jika kamu melamar untuk posisi penjualan, sebutkan kelebihanmu dalam segi komunikasi, pengambilan keputusan, dan negosiasi. Pertanyaan 2 “Mengapa Anda akan keluar dari pekerjaan?” atau “Mengapa Anda keluar dari pekerjaan yang sebelumnya?” Beberapa orang berhenti dari pekerjaan lamanya karena memiliki pengalaman yang buruk, tetapi hindarilah perkataan buruk tentang tempat kerjanya. Jika kamu merasa tidak senang dengan pekerjaan yang sebelumnya, bicaralah tentang pelajaran dan pengalaman yang berharga dari posisi sebelumnya. Kamu sekarang sedang mencari kesempatan yang lebih baik untuk mengasah keterampilan dan mengembangkan kariermu. Baca juga Lolos Kualifikasi tapi Selalu Gagal di Tahap Wawancara? Kamu Harus Perhatikan Hal Ini Pertanyaan 3 “Mengapa Anda menginginkan pekerjaan ini?” Ini adalah waktu yang tepat untuk memikirkan cara kamu dapat berhasil mendapatkan pekerjaan yang dilamar. Secara singkat, jelaskan kualifikasi yang relevan dan pencapaian yang kamu miliki. Jangan lupa juga paparkan keinginanmu untuk mendapatkan pekerjaan yang dilamar. Aspek apa dari pekerjaan dan perusahaan ini yang membuatmu tertarik? Tekad dan minat tulusmu akan terlihat dan membantu kamu dalam wawancara kerja. Pertanyaan 4 “Mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini?” Inilah saatnya melakukan riset yang akan membantumu menjawab pertanyaan wawancara dengan baik. Sebagai bagian dari persiapan, gali informasi mengenai perusahaan tempat kamu melamar melalui situs resmi, berita terbaru, dan trade journals-nya. Cari tahu hal-hal penting seperti sejarah, nilai, tujuan, dan budaya kerja perusahaan tersebut. Ketika pewawancara menanyakan hal tersebut, tunjukkan seberapa jauh kamu telah mempelajari perusahaannya. Bicarakan tentang aspek perusahaan yang selaras dengan prinsip, tujuan, dan minatmu. Kamu bahkan bisa menyebutkan beberapa nama pimpinan perusahaan yang kamu kagumi. Baca juga Bagaimana Cara Memenangkan Wawancara Kerja, Like a Boss Pertanyaan 5 “Mengapa Anda pantas kami rekrut?” Pertanyaan ini memiliki jawaban yang mirip dengan Pertanyaan 3. Bicarakan tentang kualifikasi, pencapaian, dan keberhasilan yang sudah kamu raih. Jika kamu tidak begitu menguasai beberapa bidang yang diwajibkan bagi pekerjaan yang dilamar, temukan keterampilan lain yang mirip dan sudah kamu miliki sebelumnya–atau paparkan betapa terbukanya kamu terhadap hal-hal baru. Pertanyaan 6 “Apa rencana Anda untuk lima tahun ke depan?” Pikirkan target kariermu dan pertimbangkan cara agar hal tersebut dapat berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Kamu dapat memaparkan bahwa dalam lima tahun, kamu akan lebih menguasai bidang yang sedang ditekuni dan membayangkan posisi yang dapat membantumu mencapainya. Kamu juga bisa menyebutkan posisi yang menjadi target kariermu, misalnya dari station chef menjadi sous chef dalam beberapa tahun yang akan datang. Pertanyaan 7 “Apakah Anda sudah melamar pekerjaan di perusahaan lain?” Dengan asumsi kamu sudah melamar, jawabanmu harus berada di antara dua kondisi ya, kamu sudah melamar di perusahaan lain, tetapi sangat tertarik dan memiliki keteguhan dalam mendapatkan pekerjaan yang sedang diwawancarai. Jika kamu belum diwawancarai di tempat lain, sebutkanlah bahwa kamu baru saja berada di tahap awal pencarian kerja. Apapun hal yang pertama keluar sebagai jawabanmu, akhiri dengan membicarakan hal yang paling kamu sukai tentang posisi yang kamu lamar dan perusahaannya. Sebagai kiat tambahan, hindari menyebutkan penolakan yang kamu alami saat mencari pekerjaan. Tujuanmu adalah menjawab dengan sedemikian rupa hingga pewawancara dapat melihatmu sebagai kandidat yang potensial. Baca juga 10 Tips Interview yang Jarang Dibicarakan! Pertanyaan 8 “Apa kelebihan dan kekurangan Anda?” Paparkan bahwa kelebihanmu berhubungan dan bermanfaat bagi pekerjaan yang kamu lamar. Kemudian, sambungkan juga dengan keberhasilan kariermu terdahulu yang didukung oleh kemampuan tersebut. Contohnya, jika kamu mahir dalam menyelesaikan masalah, kepengurusan, dan manajemen waktu, ceritakan proyek atau masalah menantang yang berhasil ditangani berkat kemampuan yang kamu miliki. Untuk kekurangan, jangan ragu untuk menyebutkan bagian dari dirimu yang membutuhkan kemajuan. Ceritakan lelucon kecil sebagai contoh dan, yang terpenting, akhiri dengan langkah apa saja yang telah kamu ambil atau rencanakan untuk mengembangkan diri. Katakanlah jika kamu terlalu banyak mengambil tanggung jawab. Ceritakan bahwa kamu telah berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas atau menolak pekerjaan tambahan ketika kamu sudah merasa cukup repot. Pertanyaan 9 “Apakah Anda mampu untuk bekerja dengan seseorang yang sifatnya berbeda?” Dengan menjelaskan bahwa kamu bisa bekerja dengan berbagai macam orang yang sifatnya berbeda, hal tersebut dapat menjadi keuntungan untukmu. Selisih paham dan konflik merupakan hal yang normal di perusahaan manapun. Sikapmu terhadap situasi itulah yang lebih penting, contohnya dengan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Pada akhirnya, jelaskan fokusmu adalah melakukan pekerjaan dengan baik dan mencapai target karier. Pertanyaan 10 “Ceritakan tentang kegagalan yang pernah Anda alami” Pewawancara ingin melihat bagaimana kamu menghadapi kemunduran dan kesulitan dalam karier dengan pertanyaan ini. Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan dalam kariernya. Karenanya, jangan ragu untuk menceritakan pengalamanmu sendiri. Kunci dari menjawab pertanyaan ini adalah dengan menunjukkan hal yang telah kamu pelajari dan bangkit dari kesalahan tersebut. Tunjukkan inti dari pengalaman tersebut dan cara kamu menghindari situasi yang serupa. Selama wawancara, ingatlah untuk tetap tenang dan terlihat meyakinkan. Pertanyaan-pertanyaan di atas mungkin saja terjadi, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa pewawancara akan melontarkan pertanyaan yang tidak kamu bayangkan sebelumnya. Cobalah untuk tidak panik dan ingat kembali bahwa tidak apa-apa jika kamu berpikir sejenak sebelum menjawab pertanyaan. Tetap tenang, meyakinkan, percaya diri, dan fokus. Kamu pasti bisa! Sambutlah sekian banyak wawancara kerja yang akan tiba. Perbarui profil JobStreet-mu untuk menunjukkan keahlian dan keberhasilan yang telah kamu capai. Jika kamu bisa bekerja secepatnya, tambahkan tagar LangsungKerja agar perekrut dengan kebutuhan mendesak dapat segera menemukanmu. Lanjutkan pencarianmu di JobStreet. Dengan banyaknya kamu mencari, JobStreet dapat lebih memahami preferensimu dalam memilih pekerjaan. Kunjungi Tips Karier kami untuk mendapatkan saran dari para ahli yang dapat membantu kamu mengembangkan karier yang bermanfaat. Tentang SEEK Asia SEEK Asia, gabungan dari dua merek ternama Jobstreet dan jobsDB, adalah portal lowongan pekerjaan terkemuka dan destinasi pilihan untuk pencari dan pemberi kerja di Asia. Kehadiran SEEK Asia menjangkau 7 negara yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina dan Vietnam. SEEK Asia adalah bagian dari SEEK Limited Company terdaftar di Bursa Efek Australia, portal lowongan pekerjaan terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. SEEK Asia dikunjungi lebih dari 400 juta kali dalam setahun. Tentang SEEK Limited SEEK adalah grup perusahaan yang beragam, dengan portofolio yang kuat yang mencakup usaha lowongan pekerjaan daring , pendidikan, komersial dan relawan. SEEK hadir secara global termasuk di Australia, Selandia Baru, Cina, Hong Kong, Asia Tenggara, Brazil dan Meksiko, yang menjangkau lebih dari 2,9 miliar orang dan sekitar 27 persen PDB global. SEEK memberikan kontribusi positif kepada orang-orang dalam skala global. SEEK terdaftar dalam Bursa Efek Australia, yang menempatkannya sebagai 100 perusahaan teratas dan telah diperingkat sebagai 20 Perusahaan Paling Inovatif oleh Forbes.
Pertanyaanwawancara kerja dalam bahasa Inggris ini akan selalu ditanyakan oleh pewawancara untuk mengetahui bagaimana sifatmu dalam suatu pekerjaan. Satu-satunya tips dalam menjawab pertanyaan ini adalah dengan tidak menjelek-jelekkan pekerjaan, kantor, atau bos kamu sebelumnya. Jawablah dengan pemikiran ke depan, bukan dengan menoleh ke belakang.
Tidakharus dalam lingkup ratusan orang. Dan bahkan tidak harus dalam konteks pekerjaan. Jika Anda pernah mensupervisi aktivitas sosial di RW atau kelurahan, maka itu pun sudah cukup. Fokus pada hubungan supervsior dan bawahan hanya akan menghasilkan monolog alih-alih dialog. Dan bekerja dengan saya artinya bakal menang dengan upaya 110
Untukmenjawab pertanyaan ini, caranya: Tetap berikan jawaban yang positif. Perusahaan tetap ingin melihat sikap yang baik dari dirimu. Hindari untuk menjawab sesuatu yang buruk dari pekerjaan,
\n
\npertanyaan dalam wawancara harus fokus artinya
Top50 Pertanyaan Asisten Pelamar Asisten Dokter | PDF. Desember 27, 2021. Sebelum Anda dapat bekerja sebagai Asisten dokter di organisasi terkemuka mana pun, Anda harus melewati proses rekrutmen organisasi di mana sesi wawancara termasuk. Meskipun Anda adalah lulusan siswa terbaik, kemampuan Anda untuk menjawab semua pertanyaan wawancara
TEKNIKPENGUMPULAN DATA - WAWANCARA. DEFINISI WAWANCARA. Wawancara adalah suatu teknik pengambilan data menggunakan format pertanyaan yang terencana dan diajukan secara lisan kepada responden dengan tujuan-tujuan tertentu. Wawancara bisa dilakukan secara tatap muka di antara peneliti dengan responden dan bisa juga melalui telepon.
Kitaharus berhemat dalam menggunakan listrik. 4. Keberadaan listrik memakan biaya yang sangat tinggi. Kita harus membayar biaya pemasangan listrik dan membayar biaya penggunaan setiap bulannya. Semakin boros menggunakan listrik semakin besar beban biaya yang dibayar. 5. Cara berhemat energi listrik: Tidak menyalakan lampu pada siang hari.
SaatAnda tak bisa menjawab pertanyaan interview, hindari kepanikan yang berlebihan seperti di atas. Anda harus tetap fokus pada interview yang Anda jalani, sehingga Anda bisa tetap nyaman di depan interviewer tersebut. Cobalah untuk tetap berpikir positif, agar Anda bisa kembali fokus dan menyelesaikan sesi wawancara tersebut dengan baik. 2.
Jawabanpewawancara akan membantu Anda untuk mendapatkan ide yang lebih baik dari apa yang diharapkan pada peran ini. Pertanyaan itu juga akan membantu memberikan gambaran situasi tim dan perusahaan, apakah keahlian serta pengalaman Anda sesuai dengan yang mereka cari. 4.Apa yang harus menjadi fokus utama saya pada beberapa bulan pertama?
.